Senin, 18 Mei 2026

Resmi! Idul Adha 2026 Jatuh 27 Mei, Seluruh Umat Islam Indonesia Rayakan Bersama

 


Tahun ini terasa berbeda. Tak ada perdebatan, tak ada perbedaan tanggal, dan yang paling penting — tak ada kebingungan di masyarakat. Pemerintah resmi menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, dan kali ini seluruh ormas Islam besar di Indonesia kompak merayakannya di tanggal yang sama.


Sidang Isbat Digelar Minggu Malam

Kepastian ini diumumkan setelah Kementerian Agama (Kemenag) RI menggelar Sidang Isbat penetapan 1 Zulhijah 1447 H pada Minggu malam (17/5/2026), bertempat di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Sidang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari perwakilan DPR RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), ormas Islam, pakar falak dan astronomi, hingga lembaga-lembaga ilmiah seperti BMKG, BRIN, Observatorium Bosscha ITB, Badan Informasi Geospasial (BIG), dan Planetarium Jakarta.

"Dengan demikian, berdasarkan hasil hisab serta adanya laporan rukyatul hilal yang memenuhi ketentuan, Sidang Isbat secara mufakat menetapkan bahwa 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026 Masehi. Dan dengan demikian Hari Raya Idul Adha tanggal 10 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026," ujar Nasaruddin dalam konferensi pers usai sidang.


88 Titik Pemantauan Hilal dari Sabang sampai Papua

Penetapan ini bukan sekadar formalitas. Sebelum sidang isbat digelar, Kemenag terlebih dahulu melakukan rukyatul hilal — pengamatan langsung terhadap hilal (bulan sabit muda) — di 88 titik lokasi yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia, mulai dari Aceh di ujung barat hingga Papua Barat di timur.

Titik-titik pemantauan mencakup beragam lokasi strategis: observatorium, pantai, atap gedung tinggi, menara pemantauan khusus, hingga masjid-masjid di berbagai daerah. Ini dilakukan untuk memastikan akurasi data pengamatan tidak hanya bergantung pada satu wilayah.

Hasilnya? Posisi hilal pada Minggu (17/5/2026) berada pada ketinggian 3 derajat 17 menit 33 detik hingga 6 derajat 56 menit 58 detik di atas ufuk, dengan sudut elongasi berkisar antara 8 derajat 54 menit 49 detik hingga 10 derajat 37 menit 7 detik.

Angka-angka ini memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh MABIMS — forum Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura — yang mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.


Muhammadiyah Sudah Lebih Dulu Umumkan Tanggal yang Sama

Yang membuat momen ini terasa istimewa adalah fakta bahwa Muhammadiyah telah lebih dahulu mengumumkan Idul Adha pada tanggal yang sama. Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, organisasi yang menggunakan metode hisab astronomis global ini sudah menetapkan 1 Zulhijah 1447 H bertepatan dengan 18 Mei 2026 — artinya Idul Adha jatuh pada 27 Mei 2026.

Kali ini, metode hisab Muhammadiyah dan rukyatul hilal pemerintah menghasilkan kesimpulan yang sama. Sebuah keselarasan yang disambut hangat oleh banyak pihak, termasuk Menteri Agama sendiri.

"Tidak ada perbedaan perayaan lebaran. Ini adalah berkah bagi Indonesia," kata Nasaruddin Umar.


Libur Idul Adha: Dua Hari, Tapi Ada Celah Long Weekend

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Tahun 2026 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama, libur Idul Adha tahun ini berlangsung dua hari:

  • Rabu, 27 Mei 2026 — Libur Nasional Idul Adha 1447 H
  • Kamis, 28 Mei 2026 — Cuti Bersama

Secara resmi memang tidak ada long weekend otomatis. Namun bagi yang ingin memperpanjang liburan, mengambil cuti di 29 Mei bisa jadi pilihan cerdas. Pasalnya, 1 Juni 2026 adalah Hari Lahir Pancasila yang juga libur nasional, sehingga berpotensi menciptakan rangkaian libur panjang yang lumayan.


Agenda Ibadah Jelang Idul Adha

Dengan ditetapkannya 1 Zulhijah pada 18 Mei, maka jadwal ibadah sunnah jelang Idul Adha pun sudah bisa dipastikan:

  • 9 Zulhijah / Hari Arafah → Selasa, 26 Mei 2026 (puasa sunnah Arafah)
  • 8 Zulhijah → Senin, 25 Mei 2026 (puasa sunnah Tarwiyah)
  • 10 Zulhijah / Idul Adha → Rabu, 27 Mei 2026

Pemerintah juga mengingatkan umat Islam untuk memaksimalkan ibadah-ibadah di bulan Zulhijah, termasuk memperbanyak zikir, takbir, dan tahlil di hari-hari tasyrik.


Momentum Kebersamaan yang Langka

Bagi banyak orang, Idul Adha yang serentak bukan hal yang bisa dianggap sepele. Dalam beberapa tahun terakhir, perbedaan penetapan antara pemerintah dan ormas-ormas Islam kerap menimbulkan kebingungan di masyarakat — ada yang berkurban di satu hari, ada yang di hari lain.

Tahun ini, situasi itu tidak terjadi. Semua pihak satu suara. Dan itu, bagi jutaan umat Islam di Indonesia, adalah kabar yang lebih dari sekadar baik.

"Semoga momentum Idul Adha ini dapat memperkuat kebersamaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meneguhkan persatuan sebagai satu bangsa," tutup Menag Nasaruddin Umar.


Selamat menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H. Semoga ibadah kurban kita diterima Allah SWT.

Minggu, 17 Mei 2026

Apa Itu Koperasi Desa Merah Putih dan Kenapa Ini Bisa Ubah Ekonomi Desa Kamu?



Bayangkan kamu tinggal di sebuah desa di pelosok Jawa Timur. Setiap pagi, kamu harus menempuh jarak belasan kilometer hanya untuk membeli beras, minyak goreng, atau obat flu. Harganya pun lebih mahal dari kota — karena panjangnya rantai distribusi yang memakan biaya di setiap titik. Sudah mahal, jauh pula.

Itulah realita yang dialami jutaan warga desa di Indonesia selama puluhan tahun.

Tapi sesuatu sedang berubah. Pelan tapi pasti, pemerintah tengah membangun infrastruktur ekonomi baru di level paling bawah — langsung di jantung desa. Namanya: Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, atau yang lebih akrab disebut Kopdes Merah Putih.

Dan ini bukan koperasi biasa.


Bukan Sekadar Koperasi Simpan Pinjam

Kalau kamu mendengar kata "koperasi", mungkin yang pertama terbayang adalah meja kayu tua, buku tabungan lusuh, dan antrian pinjam uang. Kopdes Merah Putih dirancang jauh berbeda dari bayangan itu.

Program ini sejak awal didesain sebagai pusat ekonomi desa yang terintegrasi — bukan sekadar tempat simpan pinjam. Di dalamnya akan tersedia:

  • Gerai sembako dengan harga yang lebih terjangkau, layaknya minimarket modern
  • Apotek dan klinik desa, sehingga warga tak perlu jauh-jauh ke kota hanya untuk beli obat
  • Gudang penyimpanan untuk hasil tani sebelum dijual ke pasar
  • Layanan pembiayaan bagi UMKM dan petani lokal
  • Sistem logistik terpadu yang dikelola secara digital dan profesional

Bahkan setiap kantor unit koperasi dilengkapi dengan sistem komputerisasi modern dan akses internet satelit untuk pencatatan transaksi yang transparan. Bukan sekadar bangunan — ini ekosistem ekonomi mini yang hidup di desa.


Angka-Angka yang Bikin Melongo

Untuk memahami seberapa serius pemerintah dengan program ini, cukup lihat datanya:

80.000 — Jumlah Kopdes Merah Putih yang ditargetkan berdiri di seluruh Indonesia. Artinya, hampir setiap desa dan kelurahan di negeri ini akan punya koperasinya sendiri.

82.000 — Koperasi Desa Merah Putih yang sudah berbadan hukum hingga akhir 2025. Fondasi hukumnya sudah ada, tinggal dioperasionalkan.

1.061 — Jumlah yang sudah diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo dan mulai beroperasi pada Mei 2026. Ini baru babak pertama.

58% — Porsi dana desa tahun 2026 yang secara resmi dikunci untuk program ini melalui PMK Nomor 7 Tahun 2026. Lebih dari separuh anggaran desa kini diarahkan ke satu program.

Rp 3 miliar — Modal awal yang disiapkan pemerintah untuk setiap koperasi. Dan anggaran gaji manajer disiapkan terpisah dari modal ini.

Angka-angka itu bukan iseng. Ini komitmen fiskal yang nyata.


7 Bulan, 1.061 Koperasi — Kenapa Itu Prestasi?

Peresmian 1.061 Koperasi Desa Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo bukan cuma seremoni foto-foto belaka. Di balik angka itu ada kerja keras yang cukup luar biasa jika dilihat dari sisi logistiknya.

Bayangkan: dalam tujuh bulan, pemerintah harus mengurus pembentukan badan hukum, pembangunan fisik gudang dan gerai, pengadaan kendaraan operasional, perekrutan manajer, hingga koneksi dengan sistem digital — semua di lebih dari seribu titik yang tersebar di seluruh Indonesia.

Untuk mempercepat ini, pemerintah bahkan menggandeng TNI. Kerja sama antara Kementerian Koperasi dan PT Agrinas Pangan Nusantara bersama Mabes TNI diteken untuk memastikan infrastruktur fisik bisa dibangun secepat mungkin — mulai dari logistik, koordinasi lapangan, hingga penyediaan armada truk operasional.

Ini bukan proyek kementerian biasa. Ini proyek lintas lembaga dengan skala nasional.


Apa Dampak Nyatanya untuk Ekonomi Desa?

Pertanyaan yang paling penting: apa yang benar-benar berubah untuk warga desa?

Pertama, harga kebutuhan pokok bisa turun. Salah satu penyebab mahalnya sembako di desa adalah panjangnya rantai distribusi. Dengan adanya gudang koperasi yang terhubung langsung ke pemasok besar atau BUMN pangan, tengkulak bisa dipangkas dan harga bisa lebih bersahabat.

Kedua, petani punya posisi tawar lebih kuat. Koperasi ini dirancang menyerap hasil pertanian dari warga sekitar — sayur, buah, gabah — dan memasoknya langsung ke program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis. Petani tidak lagi tergantung pada satu pembeli yang bisa menekan harga sesuka hati.

Ketiga, lapangan kerja baru muncul di desa. Program ini membuka 30.000 formasi manajer secara nasional. Antusiasme publik terhadap posisi ini luar biasa — dalam dua hari saja, jumlah pendaftar sudah menembus 383 ribu orang. Itu bukan angka kecil.

Keempat, uang berputar di dalam desa. Inilah yang paling krusial dari sisi ekonomi. Ketika warga desa belanja di koperasi desa, uang tidak langsung lari ke kota. Ia berputar di ekosistem lokal — membayar pegawai koperasi, menyerap produk petani setempat, membiayai operasional yang dikelola warga sendiri.


Tapi, Ada Juga Sisi yang Perlu Diawasi

Sebagai program besar, Kopdes Merah Putih bukan tanpa tantangan dan pertanyaan kritis.

Alokasi 58% dana desa untuk program ini memang ambisius — tapi sekaligus memangkas ruang gerak desa untuk kebutuhan lain. Desa yang tadinya bisa bebas mengalokasikan anggaran untuk infrastruktur jalan, sekolah, atau program sosial, kini harus mengikuti arahan pusat. Beberapa ekonom mengingatkan agar kebijakan ini tidak mengorbankan fleksibilitas desa yang selama ini justru menjadi kekuatan Dana Desa.

Pertanyaan lain yang wajar diajukan: siapkah SDM desa mengelola sistem sebesar ini? Manajer memang direkrut dan dilatih secara profesional — termasuk pembekalan manajemen keuangan digital dan pemasaran produk UMKM. Tapi pada akhirnya, keberhasilan koperasi sangat bergantung pada kualitas pengurus di lapangan, yang kondisinya bisa sangat beragam dari satu desa ke desa lain.


Ini Bukan Mimpi — Ini Sedang Dibangun

Presiden Prabowo punya target yang ambisius: hingga akhir 2026, setidaknya 60.000 Koperasi Desa Merah Putih sudah beroperasi di seluruh Indonesia. Jika tercapai, ini akan menjadi jaringan ekonomi kerakyatan terbesar yang pernah dibangun di negeri ini sejak era orde lama mencetuskan konsep koperasi sebagai "sokoguru perekonomian."

Ini bukan utopia. Infrastruktur fisiknya sedang dibangun. Manajernya sedang diseleksi. Sistemnya sedang didigitalisasi. Dan 1.061 koperasi sudah resmi beroperasi sebagai bukti bahwa program ini bukan sekadar wacana.

Tentu, jalan masih panjang. Dari 1.061 menuju 80.000 adalah lompatan besar yang membutuhkan konsistensi, pengawasan ketat, dan — yang paling penting — keterlibatan aktif warga desa itu sendiri.

Karena pada akhirnya, koperasi yang sukses bukan koperasi yang dibangun pemerintah. Ia adalah koperasi yang dihidupkan oleh warganya.

Sabtu, 16 Mei 2026

Rupiah Anjlok, Ekonomi RI di Ambang Krisis? Ini Respons Tegas Prabowo




Nilai tukar rupiah terus melemah dalam beberapa pekan terakhir, bahkan sempat menyentuh level Rp 17.612 per dolar AS pada Jumat, 15 Mei 2026 — angka yang membuat banyak kalangan khawatir. Di tengah hiruk-pikuk spekulasi soal kondisi ekonomi nasional, Presiden Prabowo Subianto angkat bicara dengan nada santai tapi tegas: Indonesia baik-baik saja.


Rupiah di Titik Terendah Bersejarah

Bukan rahasia lagi, rupiah sedang dalam tekanan berat. Sejak pelantikan Prabowo sebagai presiden pada Oktober 2024, mata uang garuda ini telah melemah sekitar 12 hingga 13 persen terhadap dolar AS. Dari level Rp 15.481 per dolar saat pelantikan, kurs terus merosot menembus Rp 16.000 pada Desember 2024, lalu Rp 17.000-an pada awal 2026, hingga mendekati Rp 17.600 pekan ini.

Tekanan terhadap rupiah datang dari berbagai arah. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut ada faktor global yang ikut menekan: harga minyak dunia yang tinggi, suku bunga Amerika Serikat yang masih ketat, dan pelarian modal dari negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Ditambah faktor musiman — April hingga Juni memang menjadi periode tingginya permintaan dolar untuk pembayaran dividen, cicilan utang, hingga ongkos perjalanan haji.

Situasi global juga tak membantu. Perang di Timur Tengah dan ancaman penutupan Selat Hormuz membuat rantai pasok energi dan pangan dunia terganggu, memicu kepanikan di banyak negara.


Prabowo: "Rakyat Desa Enggak Pakai Dolar"

Di tengah semua kekhawatiran itu, Prabowo justru merespons dengan tenang — bahkan sedikit menyindir pihak-pihak yang dinilainya terlalu lebay.

Saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), Prabowo melontarkan pernyataan yang langsung jadi sorotan.

"Sekarang ada yang selalu sebentar-sebentar Indonesia akan collapse, akan chaos, akan apa. Rupiah begini, dolar begini, orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok," kata Prabowo disambut tawa hadirin.

Menurut Prabowo, kekhawatiran soal kurs dolar tidak serta-merta mencerminkan kondisi ekonomi riil masyarakat bawah. Pangan tersedia, energi aman, dan aktivitas ekonomi di tingkat desa berjalan normal tanpa bergantung pada fluktuasi mata uang asing.

"Pangan aman, energi aman ya. Banyak negara panik, Indonesia masih oke. Kita banyak, banyak yang diberikan Yang Mahakuasa," tegasnya.


Bukti Ketangguhan: Dari Pupuk hingga Beras

Prabowo tak sekadar bicara. Ia membeberkan fakta yang menurutnya membuktikan Indonesia justru lebih tangguh dibanding banyak negara lain di tengah krisis geopolitik global.

Selat Hormuz yang terancam ditutup, misalnya, membuat pasokan pupuk berbasis gas dunia terguncang. Namun Indonesia, dengan produksi pupuk urea yang cukup, malah kebanjiran permintaan dari negara lain. Laporan dari Menteri Pertanian menyebutkan negara-negara seperti Australia, Filipina, India, Bangladesh, hingga Brasil kini antre membeli pupuk dan beras dari Indonesia.

"Sekarang sudah terbukti banyak negara yang kesulitan, yang panik karena perang di Timur Tengah. 20 persen BBM dunia lewat Selat Hormuz. Berarti pupuk terpengaruh. Sekarang saya dapat laporan dari Menteri Pertanian, banyak negara minta pupuk dari Indonesia," ujar Prabowo.

Keberhasilan program swasembada pangan pun disebut Prabowo sebagai salah satu penyelamat. Stok beras yang melimpah membuat Indonesia tidak hanya cukup untuk kebutuhan domestik, tapi juga bisa diekspor.


BI: Rupiah Undervalued, Akan Kembali Menguat

Pernyataan Prabowo senada dengan penilaian Bank Indonesia. Gubernur BI Perry Warjiyo yang sempat dipanggil menghadap Presiden di Istana pada 5 Mei 2026 menyatakan bahwa rupiah saat ini mengalami undervaluation — nilainya lebih rendah dari yang seharusnya berdasarkan fundamental ekonomi.

BI juga mencatat kepercayaan investor asing mulai membaik, ditandai dengan masuknya aliran modal ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) selama April 2026 yang mencapai Rp 61,6 triliun. BI optimistis tekanan yang bersifat musiman ini akan mereda dan rupiah akan kembali ke level fundamentalnya.


Antara Optimisme dan Realita

Tentu, pandangan ini tidak diterima semua pihak tanpa catatan. Sejumlah ekonom mengingatkan bahwa meski pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 tercatat 5,61 persen, kepercayaan investor belum sepenuhnya pulih. Rupiah tetap menjadi salah satu mata uang yang paling tertekan di kawasan ASEAN — berbeda dengan ringgit Malaysia yang justru menguat hampir 9 persen, atau baht Thailand yang menguat lebih dari 4 persen dalam periode yang sama.

Namun Prabowo tampak tidak ingin larut dalam narasi pesimistis. Ia justru menekankan pentingnya para pemimpin tetap setia pada kepentingan rakyat, bukan memanfaatkan gejolak ekonomi untuk kepentingan politik semata.

"Percaya, ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat. Orang mau ngomong apa, Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita, percaya pada rakyat kita," pungkasnya.


Apakah Indonesia benar-benar oke di tengah tekanan global ini? Waktu yang akan menjawab. Tapi satu hal yang pasti — Presidennya tidak mau ikut panik.


Data trafik mata uang dunia klik disini

Jumat, 15 Mei 2026

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara: Kronologi Kasus Chromebook dan Reaksi Lengkapnya



Rabu, 13 Mei 2026, menjadi hari yang tidak akan mudah dilupakan oleh Nadiem Anwar Makarim. Di balik dinding Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, nama mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi itu disebut bersalah — dan jaksa meminta hakim menghukumnya dengan 18 tahun penjara. Bukan angka yang kecil. Bukan pula kasus yang sederhana.

Lalu, apa sebenarnya yang terjadi? Bagaimana seorang pendiri Gojek, pebisnis sukses, sekaligus mantan menteri bisa duduk di kursi terdakwa korupsi? Dan kenapa angka tuntutannya bahkan lebih besar dari banyak kasus pembunuhan dan terorisme?

Mari kita urai semuanya dari awal.


Awal Mula: Program Mulia yang Berujung Masalah

Ketika Nadiem dilantik sebagai Mendikbud oleh Presiden Joko Widodo pada 2019, harapan besar langsung tersematkan. Sosok muda, inovatif, berlatar belakang teknologi — banyak yang optimis bahwa dunia pendidikan Indonesia akan bergerak lebih cepat menuju era digital.

Salah satu gebrakannya adalah program digitalisasi pendidikan, yang di dalamnya mencakup pengadaan laptop berbasis Chromebook untuk sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Tujuannya jelas: mempersiapkan siswa Indonesia bersaing di era teknologi, mengurangi kesenjangan akses pendidikan, dan mendorong ekosistem belajar yang lebih modern.

Tapi di sinilah masalah mulai bermunculan.

Pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) yang berlangsung dari 2019 hingga 2022 itu kini menjadi inti dari dakwaan korupsi terhadap Nadiem. Jaksa menilai ada penyalahgunaan wewenang yang serius dalam proses pengadaan tersebut — dan ujung-ujungnya, negara disebut mengalami kerugian yang sangat besar.


Apa yang Dituduhkan Jaksa?

Dalam surat tuntutan setebal 1.597 halaman yang dibacakan secara bergantian oleh tim Jaksa Penuntut Umum yang dipimpin Roy Riyadi, jaksa menyebut Nadiem telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Ada dua poin utama yang menjadi sorotan:

Pertama, konflik kepentingan. Jaksa menilai keputusan Nadiem untuk memilih laptop dengan sistem operasi Chrome OS milik Google bukan keputusan murni profesional. Sebelum menjadi menteri, Nadiem adalah bos Gojek — dan Gojek punya hubungan bisnis dengan ekosistem Google. Jaksa mencoba membangun narasi bahwa kepentingan bisnis masa lalu itu ikut memengaruhi kebijakan kementerian.

Kedua, aliran uang yang tidak wajar. Jaksa menyebut adanya aliran uang sebesar Rp809 miliar ke PT Gojek Indonesia, serta peningkatan harta kekayaan Nadiem sebesar Rp4,8 triliun pada 2022 yang dianggap tidak seimbang dengan penghasilannya sebagai pejabat negara.

Total uang pengganti yang dituntutkan kepada Nadiem mencapai Rp5,68 triliun — angka yang langsung membuat publik ternganga.

Selain itu, Nadiem juga dituntut membayar denda Rp1 miliar, dengan ancaman pidana kurungan 190 hari jika tidak dibayar.


Tidak Berjuang Sendirian

Nadiem bukan satu-satunya yang duduk di kursi terdakwa dalam kasus ini. Ada tiga nama lain yang ikut terseret: Sri Wahyuningsih (mantan Direktur Sekolah Dasar Ditjen PAUD Dasmen), Mulyatsyah (mantan Direktur SMP Kemendikbudristek), dan Ibrahim Arief alias IBAM, yang berstatus sebagai tenaga konsultan kementerian di era Nadiem.

Sri dan Ibrahim sudah lebih dulu menerima vonis — masing-masing 4 tahun penjara. Mulyatsyah divonis sedikit lebih berat, 4,5 tahun. Namun tuntutan terhadap Nadiem jauh melampaui semua itu.


Reaksi Nadiem: Kecewa, Sakit Hati, Tapi Tidak Menyesal

Usai sidang, Nadiem keluar dengan wajah yang tidak bisa menyembunyikan kepedihan. Ia memeluk istrinya, Franka Franklin Makarim, sebelum akhirnya berbicara di hadapan media.

Kata-katanya langsung viral.

"Ini adalah hari yang sangat, sangat, sangat mengecewakan. Mungkin tidak ada kata-kata yang bisa menjelaskan perasaan saya," ujarnya dengan nada berat.

Ia bahkan mempertanyakan logika di balik besarnya tuntutan yang dijatuhkan kepadanya — menyebut angka 18 tahun itu terasa tidak masuk akal dibandingkan vonis kasus-kasus kejahatan lain yang jauh lebih keras secara fisik.

Tapi di tengah semua kepedihan itu, Nadiem memilih berdiri tegak. Ia tidak mencabut satu pun kata yang pernah ia ucapkan soal niatnya masuk ke pemerintahan.

"Saya tidak pernah menyesal bergabung dalam pemerintah. Untuk mencari uang itu bisa seumur hidup. Untuk membantu generasi penerus bangsa kita menjadi lebih baik, itu hanya kesempatan sekali dalam hidup. Jadi saya tidak mungkin akan menolak jabatan atau amanah itu pada saat ditawarkan," tegasnya.

Dan dengan suara bergetar, ia menambahkan sesuatu yang langsung membekas di benak banyak orang:

"Jelas saya kecewa. Saya sakit hati, saya patah hati. Orang itu cuman patah hati kalau dia cinta dengan negara."


Perdebatan di Kalangan Pakar: Pantaskah Tuntutan Ini?

Tak lama setelah sidang, dunia hukum Indonesia pun terbelah.

Advokat senior Todung Mulya Lubis, yang menjadi bagian dari tim kuasa hukum Nadiem, terang-terangan menyebut tuntutan 18 tahun itu sebagai sesuatu yang tidak proporsional dan tidak memiliki pijakan hukum yang kuat. Ia menyoroti bahwa elemen paling krusial dalam hukum pidana — yakni mens rea atau niat jahat — belum terbukti secara terang-benderang. Tidak ada bukti konkret bahwa Nadiem memperkaya diri sendiri atau secara sadar menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi.

Di sisi lain, ahli hukum pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, punya pandangan berbeda. Menurutnya, tuntutan besar itu bisa dipahami secara hukum mengingat nilai kerugian negara yang diklaim mencapai angka triliunan. Dalam kasus korupsi, besarnya angka kerugian memang kerap menjadi salah satu faktor paling menentukan dalam penyusunan tuntutan.

Yang menarik, kedua pakar ini sepakat pada satu hal: putusan hakim nanti akan menjadi preseden penting bagi masa depan tata kelola negara di Indonesia — termasuk soal bagaimana kebijakan inovatif seorang pejabat bisa atau tidak bisa dikategorikan sebagai korupsi.


Apa Selanjutnya?

Persidangan belum berakhir. Setelah mendengar tuntutan jaksa, majelis hakim yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Purwanto S. Abdullah memberikan waktu kepada Nadiem dan tim kuasa hukumnya untuk menyusun nota pembelaan atau pleidoi.

Sidang pembelaan dijadwalkan berlangsung pada 2 Juni 2026. Majelis hakim memberikan waktu sekitar tiga minggu — juga mempertimbangkan kondisi kesehatan Nadiem yang sedang dalam pemulihan usai tindakan medis.

Putusan akhir masih jauh dari kata pasti. Tuntutan jaksa bukanlah vonis. Hakim punya kewenangan penuh untuk menerima, mengurangi, atau bahkan menolak tuntutan tersebut.


Catatan Akhir

Kasus Nadiem Makarim adalah cermin dari sesuatu yang lebih besar dari sekadar satu nama di meja persidangan. Ini adalah pertanyaan besar tentang bagaimana Indonesia memperlakukan inovasi dalam kebijakan publik. Apakah berani berinovasi, lalu gagal, otomatis berarti korupsi? Apakah niat baik cukup sebagai perisai hukum?

Tidak ada jawaban mudah untuk itu. Yang pasti, pada 2 Juni 2026, semua mata akan kembali tertuju ke Pengadilan Tipikor Jakarta — menunggu babak selanjutnya dari kasus yang sudah mengguncang dunia pendidikan dan hukum Indonesia ini.

Informasi selengkapnya klik disini

Kamis, 14 Mei 2026

Bukan Sekadar Dagang: Mengapa Indonesia Diam-diam Mendekat ke Rusia di 2026

 



Ada sesuatu yang menarik terjadi di Kazan, Rusia, pada 12 Mei 2026 — tapi hampir tidak ada yang membicarakannya dengan serius.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto duduk semeja dengan Deputi Pertama PM Rusia Denis Manturov, menandatangani dokumen yang disebut Agreed Minutes Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 Indonesia–Rusia. Di atas kertas, isinya biasa saja: kerja sama perdagangan, energi terbarukan, pertanian, pendidikan, hingga — yang paling mengundang tanda tanya — pengelolaan sampah perkotaan.

Tapi benarkah ini hanya urusan sampah dan beras?


Ketika "Netral Aktif" Bertemu Geopolitik Baru

Indonesia sudah lama membanggakan diri sebagai negara yang bebas dan aktif — tidak berpihak pada blok mana pun. Di era Perang Dingin, prinsip itu terasa mudah diucapkan. Di era 2026, dengan Amerika Serikat di satu sisi dan Rusia–China di sisi lain, prinsip yang sama terasa jauh lebih rumit untuk dijalankan.

Prabowo Subianto, yang kini memegang kendali penuh sebagai Presiden, sejak awal menunjukkan orientasi luar negeri yang berbeda dari pendahulunya. Ia lebih terbuka terhadap mitra-mitra non-Barat, lebih pragmatis dalam memilih teman, dan — ini yang penting — ia tidak terlalu peduli dengan opini publik Barat.

Kunjungan ke Kazan bukan peristiwa tiba-tiba. Ini kelanjutan dari Forum Bisnis Indonesia–Rusia yang digelar di Jakarta pada April 2025, serta keikutsertaan Indonesia di St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF). Ada pola yang terbentuk. Dan pola itu tidak kebetulan.


Dua Belas Sektor, Satu Pesan

Agreed Minutes yang ditandatangani di Kazan mencakup tidak kurang dari 12 sektor: perdagangan dan investasi, energi terbarukan, pertanian dan perikanan, industri, transportasi, konstruksi, pendidikan tinggi, kesehatan, pariwisata, budaya, pengembangan digital, hingga pengelolaan sampah padat perkotaan.

Bila dilihat sekilas, daftarnya terkesan panjang tapi tidak spesifik — tipikal dokumen diplomatik yang sering berakhir di lemari arsip. Tapi ada dua sektor yang layak dicermati lebih dalam.

Pertama, energi terbarukan. Rusia selama ini dikenal sebagai eksportir energi fosil — minyak dan gas adalah tulang punggung ekonominya. Maka ketika Moskow menawarkan kerja sama energi terbarukan kepada Jakarta, ada dua kemungkinan: ini sungguh-sungguh sebuah pivot strategis Rusia, atau ini cara halus untuk membuka pintu bagi kerja sama energi yang lebih luas di masa depan — termasuk nuklir, yang sudah lama dibicarakan kedua negara.

Kedua, sovereign wealth fund. Denis Manturov secara eksplisit menyebut minat Rusia untuk bekerja sama dalam bidang ini. Dana kelolaan negara yang besar bisa menjadi instrumen investasi bersama — dan dalam geopolitik, uang adalah bahasa yang paling universal.


Mengapa Sekarang?

Pertanyaan yang lebih menarik bukan apa yang disepakati, tapi mengapa sekarang.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, banyak negara memutus hubungan ekonomi dengan Moskow. Sanksi Barat memukul keras. Rusia terisolasi dari sistem keuangan global. Dalam kondisi itu, Rusia membutuhkan mitra baru — atau lebih tepatnya, mitra yang tidak peduli dengan tekanan Washington dan Brussel.

Indonesia cocok. Besar, netral secara resmi, anggota G20, punya pasar konsumen raksasa, dan tidak terikat aliansi militer manapun. Dari sudut pandang Moskow, Indonesia adalah aset diplomatik yang sangat berharga.

Di sisi lain, Indonesia pun punya kepentingannya sendiri. Nilai perdagangan RI–Rusia mencapai Rp 87,5 triliun hingga akhir 2025 — angka yang tidak kecil. Rusia adalah pemasok pupuk, gandum, dan bahan baku industri yang penting. Di tengah ketidakpastian rantai pasok global pasca-pandemi dan gesekan dagang Amerika–China, diversifikasi mitra strategis bukan kemewahan — melainkan kebutuhan.


Yang Tidak Dikatakan

Ada hal yang menarik dari cara pemerintah Indonesia mengkomunikasikan pertemuan ini: semuanya diframing sebagai kerja sama ekonomi dan teknik. Tidak ada pernyataan politik. Tidak ada posisi soal Ukraina. Tidak ada komentar soal sanksi Barat.

Ini bukan kebetulan. Ini adalah seni diplomasi diam-diam (quiet diplomacy) — membangun hubungan tanpa mengorbankan hubungan lain. Jakarta tahu bahwa mendekat ke Moskow terlalu terang-terangan akan memicu reaksi dari Washington. Maka semuanya dikemas dalam bahasa yang paling membosankan yang bisa ditemukan: sidang komisi bersama, agreed minutes, sektor prioritas.

Di balik bahasa birokratis itu, ada manuver yang cukup berani.


Antara Pragmatisme dan Risiko

Tidak semua pihak sepakat bahwa pendekatan ini bijaksana.

Sebagian analis memperingatkan bahwa terlalu dekat dengan Rusia — meski dalam kerangka ekonomi — bisa memberikan sinyal ambigu kepada komunitas internasional, terutama di tengah proses perundingan Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA) yang kini disebut sudah mencapai "penyelesaian substansial". Bila perjanjian itu ditandatangani, Indonesia akan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang didominasi Rusia.

Apakah itu masalah? Bergantung pada siapa yang ditanya.

Bagi mereka yang melihat dunia dalam kerangka nilai-nilai liberal dan tatanan berbasis aturan, ya — ini masalah. Bagi mereka yang melihat dunia dalam kerangka kepentingan nasional dan kemandirian ekonomi, tidak ada yang salah dengan berdagang dengan siapa saja selama menguntungkan rakyat Indonesia.


Penutup

Pengelolaan sampah perkotaan memang terdengar jauh dari urusan geopolitik. Tapi itulah justru yang membuat momen Kazan ini menarik: ia terjadi di bawah radar, di sela-sela berita soal Trump dan Xi, soal harga emas dan BBM.

Indonesia sedang membangun jembatan ke Rusia — perlahan, hati-hati, dan dengan cara yang tidak terlalu mencolok. Apakah jembatan itu akan bertahan, atau sekadar menjadi dokumen di laci Kemenko Perekonomian, hanya waktu yang bisa menjawab.

Kerja sama apa saja Indoneisa dan Rusia klik disini

Yang pasti: ini bukan sekadar dagang.

Rabu, 13 Mei 2026

Rekomendasi Kuliner Kaki Lima Terenak di Jawa Timur yang Wajib Kamu Coba

 



Kalau ngomongin soal kuliner, Jawa Timur itu beda level. Bukan cuma soal rasa, tapi soal pengalaman makannya — duduk di pinggir jalan, angin malam sepoi-sepoi, aroma kuah yang mengepul, dan harga yang bikin dompet senyum-senyum. Saya sudah keliling hampir seluruh penjuru Jawa Timur, dan percayalah — kaki lima di sini bukan "makanan murah biasa." Ini adalah warisan rasa yang diwariskan turun-temurun.

Berikut rekomendasi kuliner kaki lima terenak di Jawa Timur yang sudah saya buktikan sendiri!


1. 🍜 Rawon — "Sup Hitam" yang Bikin Ketagihan

Rawon adalah identitas Jawa Timur. Kuahnya hitam pekat dari kluwek, aromanya dalam dan khas, dagingnya empuk sampai ke tulang. Kalau kamu belum pernah makan rawon, kamu belum benar-benar ke Jawa Timur.

Di mana yang enak? Coba cari Rawon Setan di kawasan Embong Malang, Surabaya — namanya seram, tapi rasanya bikin kamu mau balik lagi. Buka tengah malam, antre panjang, tapi worth it banget. Di Malang, cari Rawon Nguling yang sudah legendaris sejak tahun 1940-an.

Harga: Mulai Rp 15.000 – Rp 35.000 per porsi Tips: Tambah tempe goreng dan sambal sebagai pelengkap wajib!


2. 🥣 Lontong Balap — Sarapan Khas Surabaya yang Ngangenin

Namanya unik, rasanya lebih unik lagi. Lontong balap terdiri dari lontong, tahu goreng, lentho (perkedel kacang tolo), tauge, dan kuah kental yang gurih. Dimakan pagi hari sambil nongkrong di trotoar? Sempurna.

Konon nama "balap" berasal dari zaman dulu ketika para penjual berlomba-lomba (balapan) mendorong gerobaknya ke Taman Wonokromo, Surabaya. Sekarang, pusatnya ada di Jalan Wonokromo dan Pasar Genteng Surabaya.

Harga: Rp 12.000 – Rp 20.000 per porsi Tips: Minta ekstra lentho — ini bagian terenak dari semua komponennya!



3. 🍢 Rujak Cingur — Perpaduan Rasa yang Tidak Terduga

Ini adalah kuliner yang sering bikin orang penasaran sekaligus ragu — "cingur" artinya hidung sapi. Tapi jangan langsung kabur dulu! Perpaduan cingur rebus, sayuran, lontong, tahu, tempe, dan bumbu petis yang hitam pekat itu menciptakan rasa yang kompleks dan adiktif.

Rujak cingur adalah makanan yang perlu keberanian pertama kali mencoba, tapi setelah itu? Kamu tidak akan bisa berhenti.

Di mana yang enak? Rujak Cingur Ahmad Jais di Surabaya sudah buka sejak puluhan tahun dan selalu ramai. Harganya merakyat, rasanya tidak pernah mengecewakan.

Harga: Rp 20.000 – Rp 35.000 per porsi Tips: Minta bumbu petisnya banyak — itu kunci nikmatnya!


4. 🍖 Sate Klopo — Sate dengan Sentuhan Kelapa yang Gurih

Sate Klopo adalah versi Surabaya dari sate biasa — tapi jauh lebih kaya rasa. Daging sapi atau ayam dibalut parutan kelapa sebelum dibakar, menghasilkan tekstur luar yang sedikit crispy dengan aroma kelapa yang harum. Disajikan dengan bumbu kacang atau bumbu petis, dua-duanya sama enaknya.

Di mana yang enak? Sate Klopo Ondomohen di Jalan Walikota Mustajab, Surabaya, adalah yang paling terkenal. Buka dari sore sampai malam, dan selalu habis sebelum jam 9.

Harga: Rp 25.000 – Rp 45.000 per porsi Tips: Datang sebelum jam 7 malam kalau tidak mau kehabisan!


5. 🥩 Pecel Madiun — Sayur Sehat yang Bikin Nagih

Jangan remehkan pecel. Di Madiun, pecel bukan sekadar "sayuran dengan bumbu kacang" — ini adalah seni. Bumbunya kaya rempah, ada sentuhan pedas dan manis yang pas, disiramkan di atas aneka sayuran segar dan lauk seperti rempeyek, tempe, atau ayam goreng.

Di mana yang enak? Di sepanjang jalan Kota Madiun, banyak warung pecel yang buka dari pagi. Tapi yang paling terkenal adalah kawasan Pasar Besar Madiun — deretan penjual pecel yang sudah berjualan sejak subuh.

Harga: Rp 10.000 – Rp 20.000 per porsi Tips: Tambah peyek udang atau peyek kacang sebagai pelengkap wajib!


6. 🍜 Mie Jawa — Mie Goreng Versi Jawa Timur yang Kaya Rempah

Beda dari mie goreng biasa, Mie Jawa dimasak di atas arang dengan teknik tradisional yang menghasilkan aroma smoky khas. Rempah-rempahnya terasa lebih dalam — ada jejak kemiri, bawang putih, dan kecap yang berpadu sempurna.

Di Malang dan Banyuwangi, banyak kaki lima yang masih mempertahankan cara masak tradisional ini. Rasanya? Satu porsi tidak pernah cukup.

Harga: Rp 12.000 – Rp 25.000 per porsi Tips: Minta dimasak "setengah basah" — kuahnya sedikit tapi rasa lebih nendang!


7. 🥘 Tahu Campur Lamongan — Kuah Petis yang Bikin Slurp

Tahu campur adalah perpaduan tahu goreng, mi kuning, tauge, selada, lontong, dan potongan daging sapi kenyal yang disiram kuah petis berwarna coklat gelap. Ini adalah comfort food sejati Jawa Timur.

Penjual tahu campur biasanya mangkal di pinggir jalan dengan gerobak dan lampu temaram di malam hari. Suasananya itulah yang membuat makan terasa lebih nikmat.

Di mana yang enak? Lamongan adalah asal muasalnya, tapi penjual tahu campur khas Lamongan bisa ditemui di hampir seluruh kota besar Jawa Timur — terutama Surabaya.

Harga: Rp 15.000 – Rp 25.000 per porsi Tips: Tambah jeruk nipis dan sambal rawit untuk sensasi yang lebih hidup!


8. 🍡 Cimol & Sempol — Camilan Kaki Lima yang Tak Pernah Sepi

Ini bukan makanan besar, tapi siapa yang bisa menolak? Sempol adalah bakso ayam yang ditusuk lidi, digoreng renyah, dan ditaburi bumbu tabur. Cimol adalah bola-bola aci yang kenyal dan renyah di luar.

Di depan sekolah, di pasar, di pinggir jalan — di mana ada anak-anak dan orang dewasa yang lapar, di situ ada penjual sempol dan cimol.

Harga: Rp 1.000 – Rp 3.000 per tusuk Tips: Minta bumbu balado atau keju — dua varian paling populer!


Kuliner jawa timur lainnya yang ga kalah enak klik disini

Tips Berburu Kuliner Kaki Lima di Jawa Timur

Setelah sering keliling dan mencoba sendiri, saya punya beberapa tips yang mungkin berguna buat kamu:

✅ Datang di waktu yang tepat. Banyak kuliner terbaik buka malam hari atau justru subuh. Rawon Setan buka tengah malam, Pecel Madiun paling enak saat sarapan.

✅ Ikuti keramaian. Kalau ada antrean panjang di kaki lima, itu tanda makanannya enak. Warga lokal tidak mau buang waktu antre untuk makanan biasa.

✅ Jangan takut makan di pinggir jalan. Justru di situlah pengalaman kuliner paling otentik. Kursi plastik, meja lipat, dan aroma masakan langsung dari wajan — itu yang membuat makan jadi berkesan.

✅ Tanya warga lokal. Google Maps bagus, tapi rekomendasi orang lokal lebih bagus. Tanya penjaga warung, tukang ojek, atau warga sekitar — mereka tahu tempat-tempat hidden gem yang tidak ada di internet.

✅ Bawa uang tunai. Sebagian besar kaki lima belum menerima QRIS atau kartu. Siapkan uang kecil agar transaksi lebih mudah.


Penutup

Jawa Timur adalah surga kuliner yang tersembunyi di pinggir-pinggir jalan. Tidak perlu restoran mewah, tidak perlu reservasi, tidak perlu berdandan rapi — cukup datang dengan perut lapar dan hati yang terbuka.

Setiap suapan adalah cerita. Setiap gerobak kaki lima menyimpan sejarah dan dedikasi penjualnya yang sudah bertahan bertahun-tahun demi menjaga cita rasa.

Jadi, kapan kamu mulai petualangan kuliner kaki lima di Jawa Timur? 😄


📍 Punya rekomendasi kuliner kaki lima Jawa Timur yang belum masuk daftar ini? Tulis di kolom komentar ya! Saya selalu senang menemukan hidden gem baru dari sesama pecinta kuliner.


Rabu, 06 Mei 2026

Tutorial Beli Saham Pertama Kali untuk Pemula — Panduan Lengkap



Bukan cuma satu dua orang saja yang kepikiran buat masuk ke saham, tapi seringnya mereka mandek di awal tanpa tahu langkah pertama. Tak sedikit yang cemas uangnya habis ditelan pasar, sementara lainnya menganggap cara belinya ribet dan berbelit-belit. Meskipun begitu, kenyataannya urusan beli saham sekarang jauh lebih ringkas daripada dulu - cukup pakai ponsel pintar, semua sudah tersambung.

Bukan soal cepat kaya, melainkan belajar dulu saat baru mulai bermain saham. Pemahaman awal yang kuat membuat langkah selanjutnya tidak terlalu goyah. Salah hitung kecil saja bisa bikin jatuh, tetapi dengan bekal tepat, jalannya terasa lebih ringan. Mulai tanpa dasar itu seperti lari di atas es tipis - bisa retak kapan saja. Yang tenang biasanya bukan yang paling cepat, tapi yang paling siap.

Apa Itu Saham?

Punya lembaran saham artinya ikut punya bagian di sebuah perusahaan. Beli satu saja, langsung masuk daftar pemilik meski cuma sedikit.

Pernah bayangkan punya potongan kecil dari sebuah perusahaan besar? Itu yang terjadi saat seseorang membeli sahamnya. Harga bisa saja turun, tetapi kalau perusahaan tumbuh, nilai lembaran kertas itu biasanya mengikut naik. Keuntungan mungkin datang pelan, tapi nyata adanya.

Kenapa Banyak Orang Investasi Saham

Berikut beberapa alasan kenapa saham semakin populer:

1. Potensi Keuntungan Jangka Panjang

Lompatan harga saham sering mengikuti langkah kemajuan perusahaan. Tumbuhnya bisnis bisa membuat nilainya melesat tanpa diduga-duga. Pergerakan pasar merespons kinerja internal, entah cepat atau lambat. Naik turunnya angka tergantung pada bagaimana perusahaan menjalani waktu.

2. Bisa Dimulai dengan Modal Kecil

Bisa jadi kamu pikir beli saham harus modal besar, padahal sekarang cukup dengan uang hasil tabungan bulanan saja sudah memungkinkan. Tidak jarang harganya bahkan di bawah angka yang biasa orang bayangkan untuk sekadar makan siang di kota besar. Bahkan ada yang bernilai setara beberapa kali naik ojek daring pulang pergi.

3. Mudah Dilakukan Lewat HP

Pembelian saham bisa dilakukan melalui aplikasi sekuritas.

4. Cocok untuk Masa Depan

Mulai dari rencana kuliah anak sampai menabung buat beli rumah, tak sedikit yang memilih saham sebagai langkah awal. Terkadang cara ini dipakai juga untuk menyisihkan uang pensiun nanti. Harapannya, nilai uang tumbuh seiring waktu karena pasar naik perlahan. Beberapa orang percaya bahwa sabar dalam berinvestasi bisa membawa hasil di hari tua.

Yang Perlu Dimengerti Sebelum Beli Saham

Lewat dulu soal beli saham awal, simak dulu beberapa poin krusial yang wajib diketahui:

Berfluktuasi harga saham itu wajar - kadang meroket, kadang justru terjun bebas karena tekanan pasar yang tak terduga

Bukan hal yang cepat, jalannya investasi di saham butuh waktu. Sabar menjadi bagian tak terpisahkan dari prosesnya

Beli sesuatu karena kamu benar-benar butuh, bukan sekadar melihat orang lain melakukan itu

Punya duit lebih? Itu yang sebaiknya dipakai. Uang buat bayar makan atau sewa rumah jangan digunakan. Modal main saham harus dari simpanan yang aman kalau hilang. Kalau rugi, hidup tetap jalan seperti biasa. Jangan sampai terpaksa pinjam hanya karena investasi salah langkah

Latar belakang baru? Lebih baik kuasai dasar-dasar dulu ketimbang buru-buru cari untung instan.

Beli Saham Pertama Kali

Berikut langkah-langkah membeli saham untuk pemula:

1. Pilih Aplikasi Sekuritas

Beli saham bisa dilakukan lewat aplikasi milik perusahaan sekuritas yang tercatat di Otoritas Jasa Keuangan. Meski begitu, pilihlah yang benar-benar punya izin resmi. Tidak semua penyedia layanan saham memiliki status tersebut. Dari sanalah proses transaksi dimulai secara legal. Tanpa itu, risiko muncul lebih besar mengintai.

Beberapa aplikasi saham yang populer di Indonesia antara lain:

Bibit

Ajaib

Stockbit

IPOT

Pastinya kamu butuh aplikasi dengan tampilan simpel, lalu biayanya nggak bikin kantong jebol. Satu hal, pilih yang enak dilihat, kemudian ongkos pakainya masuk akal.

2. Daftar dan Verifikasi Akun

Biasanya Anda Perlu Menyiapkan

KTP

NPWP (jika ada)

Rekening bank

Foto selfie

Pendaftarannya umumnya lewat daring, verifikasinya butuh beberapa hari lamanya.

3. Deposit Dana

Lewat aplikasi, kirim uang ke rekening saham begitu akun mulai berjalan.

Bisa saja mulai tanpa modal besar. Nominal kecil pun tetap bisa dipakai untuk latihan.

4. Cari Saham yang Ingin Dibeli

Pertama kali terjun? Coba pilih perusahaan yang wajahnya sudah sering muncul di pasar, lalu pastikan jalannya usaha tidak goyah-goyah. Bukan soal besar atau kecilnya, melainkan bagaimana mereka bertahan saat angin berubah arah.

Bisa saja kamu tertarik pada saham yang lagi ramai, tetapi belum tentu cocok dengan kondisi keuanganmu. Risiko terbesar muncul saat ikut-ikutan tanpa tahu dasarnya. Kadang orang lain untung besar, tapi belum tentu kamu bisa seperti mereka. Lebih aman jika pelajari dulu sebelum masuk. Tanpa pengetahuan cukup, kerugian justru lebih dekat.

5. Lakukan Pembelian Saham

Lots yang akan dibeli bisa diisi dulu sebelum proses konfirmasi dimulai. Setelah angka masuk, langkah berikutnya adalah menekan tombol setuju.

Lembaran saham di Indonesia biasanya dikumpulkan dalam jumlah seratus per lot. Satu unit seperti ini disebut sebagai satu lot. Tidak semua perdagangan dimulai dari angka lain selain ini.

Contohnya:

Bila harga saham mencapai seribu rupiah per lembar, satu lot bisa ditebus dengan uang seratus ribu - belum ditambah ongkos beli atau jualnya. Harga sesungguhnya nanti sedikit lebih tinggi dari angka itu.

Panduan Dasar Pilih Saham bagi Investor Baru

Buat yang baru mulai, ini dia sedikit panduan simpel:

Pilih Perusahaan dengan Bisnis yang Mudah Dimengerti

Biasanya gampang mengerti kalau beli saham dari perusahaan yang barangnya kerap kita pakai sehari-hari.

Hindari FOMO

Banyak orang berbicara tentang suatu saham bukan alasan untuk membelinya.

Fokus Jangka Panjang

Peluang tumbuhnya uang lewat saham sering kali terasa lebih pas bila dipikirkan untuk waktu lama, bukannya buru-buru mengumpulkan untung sekarang. Tidak jarang kesabaran malah membawa hasil yang lebih tenang di akhir.

Pelajari Dasar Analisis

Lama-lama kamu mulai mengerti isi laporan keuangan, untung yang didapat perusahaan, serta situasi usahanya. Begitu terus sampai paham sendiri.

Kesalahan Umum Saat Mulai

Bukan cuma satu, beberapa kesalahan justru muncul berkali-kali tanpa disadari

Membeli saham tanpa riset

Bukan soal hemat, melainkan memakai dana untuk hal yang wajib dipenuhi tiap hari

Panik saat harga turun

Banyak kali beli lalu menjual lagi

Bukan soal ikut saran orang, tapi malas mencoba pahami sendiri

Bukan soal cepat kaya, melainkan menunggu dengan tenang sambil terus memantau pergerakan pasar.

Investasi Saham Aman atau Tidak?

Bukan hal yang dilarang, beli saham justru masuk dalam pengawasan BEI bersama OJK. Meski begitu, setiap bentuk penanaman uang tak pernah lepas dari kemungkinan rugi.

Pelajari dulu: hasil tak muncul begitu saja, sebab nilai saham naik turun tiap detik.

Penutup

Bisa saja merasa tersesat saat beli saham untuk pertama kali, apalagi kalau baru mulai. Tapi begitu dicerna sedikit demi sedikit, langkah-langkahnya justru terasa ringan dijalani.

Pelan-pelan saja dulu, mulai dari jumlah kecil sembari terus menggali pemahaman soal investasi. Keuntungan gede bukan tujuan utama saat awal, sebab cara berinvestasi yang lebih masuk akal justru butuh kesabaran ditambah ketekunan.

Lewat pemahaman soal saham dari langkah pertama, kondisi keuangan nanti jadi lebih terjaga. Bisa dibilang, mulai belajar sekarang membuat besok tidak kaget menghadapi risiko.


saham yang diminati 2026 klik disini

Resmi! Idul Adha 2026 Jatuh 27 Mei, Seluruh Umat Islam Indonesia Rayakan Bersama

  Tahun ini terasa berbeda. Tak ada perdebatan, tak ada perbedaan tanggal, dan yang paling penting — tak ada kebingungan di masyarakat. Peme...